Thursday, 17 May 2012

Wajah Dunia Global di Era Pembai’atan Al-Mahdi

Banyak orang memiliki persepsi yang keliru tentang kemunculan Imam Mahdi dan zaman yang akan dilewati olehnya. Mereka menduga bahwa ketika Imam Mahdi datang, maka dalam sekejab dunia akan berubah menjadi aman, adil, makmur dan penuh kesejahteraan. Mereka menyangka bahwa dengan kemunculan Imam Mahdi maka, dalam waktu singkat musuh akan ditumbangkan, kedzaliman akan dihilangkan dan ketidakadilan akan lenyap tanpa sisa. Meski pendapat tersebut tidak sepenuhnya salah, namun implikasi dari keyakinan di atas akan membuat banyak orang banyak mengidam-idamkan kedatangan Al-Mahdi tanpa berfikir sama sekali resiko dari harapannya. 

Sebab, kemunculan dan masa-masa awal pemerintahan Al-Mahdi justru akan dipenuhi dengan beragam fitnah dan huru-hara yang membuat banyak manusia lari menjauhi dan memusuhi Al-Mahdi. Beratnya kebanyakan umat Islam untuk meninggalkan ideologi demokrasi, nasionalisme, kepartaian dan fanatisme golongan inilah yang membuat kebanyakan mereka berat untuk menerima Al-Mahdi. Sebab, kedatangan Al-Mahdi dan kelompoknya akan membersihkan semua berhala itu dan menggantinya dengan panji-panji tauhid. Sikap tegas tanpa kompromi dalam menerapkan syari’at Islam inilah yang mengundang seluruh kekuatan kufur dunia bersatu-padu untuk menghadang Imam Mahdi dan kelompoknya.Dengan demikian, bisa dipastikan bahwa masa-masa pra, era dan pasca pembai’atan Al-Mahdi akan dipenuhi dengan perkara-perkara yang amat tidak disukai oleh manusia. Setidaknya, inilah berbagai kondisi yang akan mengelilingi masa-masa Al-Mahdi.

1. Pembantaian dan Pembunuhan Massal Terhadap Umat Islam

Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Rasulullah saw bersabda, Nyaris tiba saatnya banyak umat yang memperebutkan kalian, seperti orang-orang makan yang memperebutkan hidangannya. Maka, ada seseorang bertanya : “Apakah karena sedikitnya kami pada hari itu?” Beliau menjawab : “Justru jumlah kalian banyak pada hari itu, tetapi ibarat buih di atas air. Sungguh Allah akan mencabut rasa takut kepada kalian dari dada musuh kalian dan menimpakan kepada kalian penyakit wahn.” Seseorang bertanya: “Apakah wahn itu, wahai Rasulullah?” Beliau bersabda: “Cinta dunia dan takut mati. ” [1] Inilah zaman yang dikatakan oleh Rasulullah saw. sebagai puncak kedzaliman dan kecurangan. Para penegak hukum Allah dituding sebagai teroris yang menjadi biang keladi kerusakan dunia, ideologi mereka dituduh sebagai ideologi Iblis dan nabi mereka difitnah dengan keji. Kaum muslimin dikepung dari seluruh dunia, mereka yang istiqamah menjalankan syari’at bagai memegang bara; sangat panas dan hampir-hampir tak mampu untuk menggenggamnya. Dunia terasa sempit bagi setiap mukmin, tidak ada tempat berlari atau wilayah aman untuk tegaknya hukum hukum Allah.Al-Mahdi yang dijanjikan akan muncul di saat fitnah benar-benar tidak ada jalan keluar, saat kaum muslimin telah mengerahkan seluruh kemampuan dan tenaga mereka untuk menegakkan seruan-Nya, namun kebengisan musuh dan makar mereka semakin menggila. Di saat manusia dilanda perselisihan dan pertikaian, Al Mahdi akan datang untuk memerangi kedzaliman, menaklukkan seluruh dunia, hingga benar benar hanya Allah yang disembah. Demi Allah, andaikan umur dunia tinggal satu hari, niscaya Allah akan panjangkan hingga Ia membangkitkan seorang lelaki dari keluargaku. Namanya sama dengan namaku, nama bapaknya juga sama dengan nama bapakku dan ia menebarkan kedamaian di bumi. (HR. Tirmidzi)

2. Kehancuran Ideologi Demokrasi Sekuler Liberal[2]

Sebagaimana penjelasan yang dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad, bahwa kemunculan khilafah rasyidah akan terjadi setelah lewatnya periode mulkan jabbar (raja-raja diktator).Isyarat dalam nubuwat tersebut adalah bahwa ideologi yang muncul menggantikan ideologi diktator justru semakin mendekatkan kita dengan masa kemunculan Al-Mahdi. Dalam hal ini, fenomena tumbangnya rezim diktator di beberapa negara (khususnya negara-negara berpenduduk muslim) merupakan indikasi kuat bahwa Allah benar-benar akan mengangkat periode itu dari umat Islam. Maka, keberadaan ideologi demokrasi yang menggeser rezim diktator (mulkan jabbar) hanyalah fase antara, sebuah jeda yang mengawali kemunculan fase terakhir, yaitu khilafah rasyidah menurut manhaj nubuwah dimana Al-Mahdi sebagai khalifahnya.Sebenarnya keberadaan ideologi sekuler yang melahirkan demokrasi liberal telah memunculkan kediktatoran gaya baru yang berlindung di balik baju demokrasi. Para diktator itu juga banyak berlindung di balik HAM. Hal ini bisa kisa saksikan ketika sebuah masyarakat (negara) dengan suara mayoritas menghendaki tegaknya hukum Islam, maka para diktator (barat) itu dengan berbagai dalih berupaya untuk menggagalkan yang mereka inginkan. Sebaliknya, jika dengan demokrasi dan produk turunannya (pemilu) mereka mendapatkan kemenangan (atau sesuai dengan apa yang mereka inginkan), maka dengan mati-matian pula mereka akan membelanya.Keadaan ini boleh jadi akan terus berlangsung hingga akhirnya masyarakat dunia mengetahui bahwa apa yang selama ini berlangsung bukanlah hakikat dari demokrasi yang banyak mereka pahami, melainkan demokrasi liberal yang diinginkan oleh barat. Demokrasi ini adalah sebuah ideologi yang diproduksi untuk membela dan melindungi kepentingan barat, bukan untuk kepentingan manusia seluruh dunia. Jika kondisi ini terus berlangsung, maka dengan sendirinya kepercayaan masyarakat dunia hilang hingga akhirnya demokrasi akan ditinggalkan. Dan nampaknya inilah fenomena yang banyak kita saksikan terjadi pada negara-negara yang tengah mempraktikkan demokrasi liberal.Jika periode zaman diktator telah berakhir dengan kemunculan demokrasi sekuler liberal, lalu ideologi ini juga dengan sendirinya runtuh dengan berbagai sebab yang telah kita bicarakan di atas, maka konsekwensi yang akan muncul adalah kembalinya khilafah rasyidah adalah sebuah kepastian, tidak mungkin tidak. Karena Imam Mahdi adalah seorang pemimpin muslim yang akan mempraktikkan hukum Islam secara total dalam kepemimpinannya, maka dengan sendirinya ideologi sekuler dan praktik demokrasi akan dibersihkan dari wilayah kekuasaannya, dan itu akan terjadi pada seluruh dunia. Dengan demikian, Imam Mahdi pasti akan menghancurkan sistem ini juga sistem-sistem kufur lainnya.

3. Kehancuran Ekonomi Kapitalis Ribawiyah dan Semua Institusinya

Kondisi lain yang juga mengiringi keluarnya Al-Mahdi adalah dimulainya fase kehancuran ekonomi barat yang bercorak kapitalis, dimana sistem ekonomi ribawiah merupakan salah satu pilar penting bagi tegaknya sistem ekonomi ini. Indikasi yang paling riil adalah problematika ekonomi, sosial dan politik dalam negeri Amerika yang sedang menuju status sekarat. Hubungannya dengan kemunculan Al-Mahdi adalah bahwa fase kehancuran ekonomi kapitalis ribawiyah ini akan mengawali kehancuran dunia secara umum. Dapat kita bayangkan jika akhirnya masyarakat seluruh dunia harus kesulitan untuk mendapatkan kebutuhan pokok karena tidak beroperasinya kembali pabrik-pabrik yang memproduksi seluruh kebutuhan mereka (disebabkan runtuhnya pondasi ekonomi mereka), maka jalan menuju kemiskinan dan kehancuran total telah terbentang di depan mata. Kondisi ini memiliki hubungan erat dengan masa-masa sulit yang akan dihadapi oleh manusia sebelum kemunculan Dajjal.

4. Kehancuran Mata Uang Kertas dan Kembalinya era Dinar dan Dirham

Semakin menambah runyam dan carut-marutnya keadaan manusia saat itu adalah dimulainya masa kehancuran mata wang kertas dan kembalinya manusia kepada mata 
wang yang sesungguhnya, iaitu dinar dan dirham (emas dan perak).Sebagaimana yang kita ketahui bahwa nilai dan harga sebuah mata wang tergantung dengan kredibiliti dan kekuasaan yang dimiliki oleh kepemimpinan sebuah negara. Ketika sebuah rejim ditumbangkan, lalu rejim penggantinya menyatakan tidak diberlakukannya mata wang kertas rejim sebelumnya, maka dengan sendirinya mata wang kertas tersebut tidak laku. Demikian pula yang kelak akan terjadi pada Amerika dan negara-negara Eropah pada umumnya, ketika perekonomian mereka hancur dihentam gelombang tsunami moneter dan krisis kepemimpinan yang membuat satu sama lainnya saling berperang untuk berebut kekuasaan. Faktor lain yang juga mengambil peranan cukup besar adalah kehancuran negeri tersebut kerana faktor-faktor alam berupa bencana alam dalam skala yang sangat besar.

5. Kembalinya manusia ke Zaman Unta

Hal lain yang juga menggambarkan betapa mengerikannya huru-hara dan bencana yang akan menimpa manusia adalah ketika mereka kelak akan kembali ke zaman unta; zaman batu yang jauh dari teknologi moden. Analisa tentang kembalinya manusia ke zaman unta telah banyak dipaparkan oleh para penulis tentang akhir zaman dengan sudut pandang yang berbeda. Dasar yang menjadi pijakan asumsi di atas adalah hadits Rasulullah saw tentang perang Malhamatul Kubra antara pasukan Al-Mahdi dan pasukan Romawi (Amerika dan Eropah) yang sudah tidak lagi menggunakan teknologi moden.

6. Kehancuran Ekonomi Dunia di Masa Tiga Tahun Kekeringan
Dengan hancurnya pusat ekonomi dunia, maka secara automatik dan sistematik akan berimplikasi pada roda ekonomi seluruh dunia. Salah satu logika sederhana dalam hal ini adalah beredarnya mata wang kertas (mata wang palsu) yang kemudian tidak lagi berfungsi sebagai alat pembayaran akibat hancurnya negara yang mengeluarkan mata wang tersebut. Dengan kehancuran dollar, maka implikasinya juga akan merembes kepada mata wang-mata wang negara lainnya. Dengan demikian, setiap orang (di negara manapun) yang saat itu masih memegang mata wang kertas tak ubahnya seperti anak-anak yang bermain dengan matawang kertas mainan, yang tak laku untuk digunakan sebagai alat pembayaran atas barang atau jasa riil yang diinginkannya. Dalam keadaan seperti itu, pemenuhan keperluan manusia hanya akan terjadi dengan cara jual beli yang paling adil; barter! Atau dengan menggunakan mata wang yang memiliki nilai intristik yang adil; emas dan perak!. Dalam keadaan yang benar-benar membuat setiap orang mengalami depresi berat dan stress yang memuncak, saat itulah masa-masa sulit yang terjadi karena suasana alam yang tidak bersabahat akan dimulai. Peristiwa kemarau panjang dan kekeringan ekstrim selama tiga tahun yang berimbas pada langkanya bahan pangan akan terjadi pada detik-detik menjelang keluarnya Dajjal, yang berarti merupakan kondisi dimana Al-Mahdi baru muncul dan mendeklarasikan kedaulatannya.

7. Pembunuhan dan Peperangan demi mempertahankan hidup

Panjangnya masa kehancuran dan kerosakan ekonomi yang merata di setiap negeri, terjadinya instabiliti keamanan, tidak berfungsinya alat-alat negara (para polis) kerana mereka sudah tidak lagi mendapatkan gaji dari pemerintahan pusat, berhentinya mesin-mesin produksi dan fabrik-fabrik makanan dan minuman, tidak berfungsinya kantor-kantor pemerintahan dan pelayanan masyarakat, rosaknya teknologi tranportasion dan komunikasi dan beragam pemandangan mengerikan lainnya, akan melahirkan satu kengerian baru; berpacunya manusia untuk mempertahankan hidup dengan cara-cara kuno; membunuh dan merampas serta cara-cara brutal lainnya. Orang-orang yang kuat akan memangsa yang lemah dan hukum rimba akan mewarnai setiap kehidupan. “Sungguh, menjelang terjadinya Kiamat ada masa-masa harj. ” Para sahabat bertanya : “Apakah harj itu ?” Beliau bersabda : “Pembunuhan.” Mereka bertanya : “Apakah lebih banyak jumlahnya dari orang yang kita bunuh? Sesungguhnya kita dalam satu tahun membunuh lebih dari tujuh puluh ribu orang?” Beliau bersabda : “Bukan pembunuhan orang-orang musyrik oleh kalian itu, tetapi pembunuhan dilakukan oleh sebagian kalian terhadap sesamanya. ” Mereka bertanya : “Apakah pada masa itu kami masih berakal?“Beliau bersabda .-“Akal kebanyakan manusia zaman itu dicabut, kemudian mereka dipimpin oleh orang-orang yang tak berakal, ke­banyakan manusia menyangka para pemimpin itu mempunyai pegangan, padahal sama sekali tidak demikian. [3] Wallahu a’lam bish shawab, barangkali saat itulah masa yang dijanjikan Rasulullah saw akan terjadi. Para pemimpin mereka sudah tidak lagi memiliki akal. Perang antar kelompok, aksi saling bunuh dan rampas bukan lagi berdasar pada agama, bahkan akal sehat sekalipun. Apa yang mereka lakukan berangkat dari kondisi mengerikan yang menyebabkan mereka sudah tidak lagi mampu berfikir normal. Tindakan mereka benar-benar kalap, penuh nafsu, tidak rasional, dan akal manusia saat itu sudah benar-benar dicabut saking tidak sanggupnya melihat keadaan yang sama sekali tidak pernah mereka bayangkan. Wallahu a’lam bish shawab
[1] HR. Ahmad : 21891 dan Abu Daud : 4297.

[2] Lihat penjelasan detil masalah ini dalam tulisan kami sebelumnya: Menanti Kehancuran Amerika dan Eropa, Granada Mediatama.
[3] HR. Ahmad dan Ibnu Majah. Hadits shahih.





Artikel ini penulis ambil dari http://nuurislami.blogspot.com/2011/09/wajah-dunia-global-di-era-pembaiatan-al.html dan cuba untuk menterjemah kepada Bahasa Malaysia.

Sunday, 1 April 2012

KONSPIRASI DAJJAL DAN PERANAN PENGIKUT-PENGIKUTNYA

Assalamualaikum...kali ni admin nak kupas sedikit ttg hal ni. Bukanlah admin ni org yg byk ilmu dan terlalu taksub dengan benda-benda mcm ni tp at least admin rasa lebih berfaedah post benda2x mcm ni di dlm blog. Kalau ada tersilap diharap maaf dan yang baik semuanya dari Allah SWT ... So enjoy ur reading.!!


project blue beam proyek dajjal



PENGERTIAN

Project Blue Beam adalah proyek rahasia yang melibatkan NASA dan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Terdiri dari sebuah rencana yang melibatkan empat langkah untuk menciptakan sandiwara-buatan mengenai “Kedatangan Kedua Yesus/Isa A.S ke bumi” (second coming of Jesus/ Isa A.S) untuk mendirikan sebuah "satu agama dunia" yang dikendalikan oleh Tata Dunia Baru. Pertama kali dilaporkan ke publik pada tahun 1994 oleh Serge Monast, seorang wartawan Canada.

Fakta menarik Serge Monast


1. Serge Monast dan teman wartawannya, keduanya meneliti Project Blue Beam, meninggal karena "serangan jantung" dalam selang beberapa minggu satu sama lainnya, meskipun keduanya tidak memiliki catatan memiliki penyakit jantung.
Saat itu Serge sedang berada di Kanada. Wartawan Kanada temannya sedang berkunjung Irlandia.
Sebelum kematiannya, pemerintah Kanada menculik putri Serge dalam upaya untuk mencegahnya untuk terus melakukan penelitian Project Blue Beam. Putrinya tidak pernah kembali.

2. Keyword: serge monast ada dalam Wikipedia perancis (http://fr.wikipedia.org/wiki/Serge_Monast), tapi tak ada dalam bahasa inggris (dihapuskah?)


SEJARAH
Project Blue Beam diyakini merupakan kelanjutan dari eksperimen seperti Philadelphia dan Montauk, yang dikerjakan oleh militer Amerika Serikat di tahun 1940-an.

Blue Beam tampaknya berbasis di kompleks dengan keamanan yang tinggi yaitu di Area 51, Nevada, Amerika Serikat. Proyek ini diduga telah melakukan eksperimen berkali-kali di daerah terpencil dengan membuat gambar holografik Yesus Kristus dan UFO.


THE FOUR STEP
(4 LANGKAH)
By: Serge Monast

langkah pertama

Langkah pertama dalam NASA Project Blue Beam menyangkut pendoktrinan [re-evaluasi] dari semua pengetahuan arkeologi. Ini berhubungan dengan set-up, dengan menciptakan gempa bumi buatan di lokasi tempat tertentu di planet ini, yang konon penemuan-penemuan baru ini akhirnya akan menjelaskan kepada semua orang tentang kesalahan yang mendasar dari semua doktrin agama. Pemalsuan informasi ini akan digunakan untuk menjadikan semua bangsa percaya bahwa doktrin agama mereka telah disalahpahami dan disalahtafsirkan selama berabad-abad.


Persiapan psikologis untuk langkah pertama telah dilaksanakan dengan membuat film-film seperti, '2001: A Space Odyssey; 'Serial Star-Trek, dan' Independence Day; 'yg mana semua film itu berhubungan dengan invasi dari Alien luar angkasa dan bersatunya semua bangsa di dunia untuk mengusir penyerbu (Alien). Film yang terakhir, 'Jurrassic Park,' berkaitan dengan teori evolusi, dan film ini mengklaim bahwa kata-kata Tuhan adalah kebohongan.

Hoaxed "Discoveries ' (Penemuan' Hoax)
Apa yang penting untuk dipahami pada langkah pertama adalah bahwa akan terjadi gempa bumi di berbagai belahan dunia di mana ilmu pengetahuan dan ajaran arkeologi telah menunjukkan bahwa misteri misterius telah dikuburkan. Dengan jenis gempa bumi seperti itu, maka akan memungkinkan bagi para ilmuwan untuk menemukan misteri yang akan digunakan untuk mendiskreditkan semua doktrin agama yang mendasar. .

menciptakan gempa bumi




penemuan palsu



- Karena akibat gempa tersebut, maka ilmuan mereka menemukan suatu penemuan di bidang arkeologi (padahal penemuan tersebut HOAX- buatan mereka sendiri)

- Penemuan tersebut akan digunakan untuk mendiskreditkan semua doktrin agama yang mendasar (Teori evolusi vs Teori penciptaan ???)


 langkah kedua

Langkah kedua dalam NASA Project Blue Beam adalah membuat 'pertunjukan angkasa' raksasa dengan hologram tiga dimensi dan suara optik, memproyeksikan gambar-gambar laser holografik ke berbagai belahan dunia, masing-masing menerima gambar yang berbeda menurut daerah keyakinan agama mereka . Suara Tuhan baru ini akan dapat berbicara dalam semua bahasa.

Untuk memahami itu, kita harus mempelajari berbagai penelitian rahasia yang dilakukan dalam 25 tahun terakhir. Orang Soviet telah menyempurnakan komputer mutakhir, berdasarkan studi tentang anatomi dan elektromekanis komposisi tubuh manusia, dan studi tentang listrik, kimia dan sifat biologis otak manusia. Komputer ini diberikan data-data tentang bahasa-bahasa dari semua budaya manusia dan maknanya. Dialek dari semua budaya telah dimasukkan ke dalam komputer dari transmisi satelit. Selain itu tampaknya agen NWO (tatanan dunia baru) di Soviet -

Dari mana 'pertunjukan angkasa’ berasal? , pertunjukan angkasa yaitu gambar holografik akan digunakan dalam simulasi akhir di mana semua bangsa akan ditampilkan adegan-adegan yang akan menjadi pemenuhan dari nubuat-nubuat (Turunnya Nabi Isa/ Yesus ke bumi).

Ini akan diproyeksikan dari satelit ke lapisan natrium sekitar 60 kilometer di atas bumi. Kami pernah melihat tes simulasi ini dalam satu waktu, tetapi mereka disebut penampakan UFO dan "piring terbang" oleh orang awam.

Hasil dari peristiwa yang dipentaskan dengan sengaja ini adalah untuk menunjukkan kepada dunia akan kedatangan 'christ,' mesias baru (yang sesungguhnya adalah anti christ/ Dajjal), untuk segera mengimplementasikan agama dunia baru (new age religion). Beberapa kebenaran akan disisipkan ke dalam doktrin mereka, sehingga seluruh dunia akan percaya pada kebohongan mereka. "Bahkan yang paling terpelajar sekalipun akan tertipu."

langkah ketiga

Langkah ketiga berkaitan dengan komunikasi dua arah telepati elektronik . gelombang ELF (Extremely low frequency), VLF (Very low frequency), dan LF (Low frequency) akan mencapai orang-orang di bumi melalui bagian dalam otak mereka, membuat setiap orang percaya bahwa Allah sendiri yang berbicara kepada-Nya dari dalam jiwanya sendiri.


langkah ke empat

Langkah keempat melibatkan manifestasi supranatural universal menggunakan sarana elektronik. Gelombang (frekuensi) yang digunakan pada waktu itu akan memungkinkan kekuatan gaib untuk mengalir melalui kabel serat optik, kabel koaksial, listrik dan saluran telepon untuk menembus semua peralatan elektronik dan peralatan yang pada saat itu memiliki microchip khusus yang telah diinstal.

Tujuan dari langkah ini berkaitan dengan perwujudan dari setan, hantu, dan jin di seluruh dunia dalam rangka untuk membuat seluruh populasi ke tepi gelombang bunuh diri, membunuh dan mengalami gangguan psikologis permanen.

Setelah malam seribu bintang itu , akhirnya manusia diyakini telah siap untuk menerima adanya "mesiah baru" untuk membangun kembali perdamaian di bumi ini walaupun dengan harga melepaskan kebebasan.




 dajjal

Bagi yang merasa heran apa hubungannya antara dajjal dengan project bluebeam?
Project bluebeam adalas salah satu agenda untuk pembentukan New World Order. Dimana pelaksana agenda ini adalah orang-orang yang menyembah IBLIS/ LUCIFER…

Dan Iblis mempersiapkan rencananya dengan baik untuk menyesatkan manusia, yaitu dengan mempersiapkan kedatangan dajjal/ anti-christ di muka bumi agar semua manusia tidak menyembah Allah tapi menyembah sang dajjal

Monday, 26 March 2012

Siapa al-Mahdi

Kali ni aku nak ceritakan sedikit pasal pemimpin akhir zaman kita sikit...bukanya sebab aku alim n baik sgt, tp at least hati kita terbuka 1 hari nanti dan inilah pemimpin yg kita tungu-tunggu utk mengubah segala2xnya selepas ni...Insyallah...


Sabda Nabi SAW, “Nama yang diberikan kepada al-Mahdi adalah (seperti) namaku, perawakannya (adalah sama) seperti perawakanku, akhlaknya (sama) seperti akhlakku dan kuniyahnya ialah Abu Abdillah.”
Berdasarkan hadis di atas, Imam Mahdi itu diperincikan lagi oleh Rasulullah SAW dengan
lebih lanjut sifat-sifat zahirnya seperti berikut:


1. Nama Imam Mahdi adalah Muhammad. Ini adalah penjelasan yang selalu diulang oleh, sama ada Baginda SAW sendiri mahupun oleh kalangan Sahabat RA. Maka tidak syak lagi, memang nama sebenar Imam Mahdi itu adalah Muhammad. Di langit, nama Imam Mahdi itu adalah Ahmad, juga sama nama dengan nama Nabi SAW di langit, iaitu Ahmad.


2. Perawakan Imam Mahdi juga adalah sama seperti perawakan Nabi Muhammad SAW. Maka adalah mustahil seseorang yang mengaku dirinya sebagai Imam Mahdi sedangkan perawakannya tidak ada persamaan langsung dengan perawakan baginda SAW.


3. Dijelaskan sekali lagi bahawa akhlak Imam Mahdi itu adalah jelmaan kepada akhlak baginda
SAW. Maka sangat beruntunglah orang yang dapat melihat akhlak Baginda SAW semasa
hayatnya dan amat beruntung juga orang yang dapat melihat akhlak Imam Mahdi semasa
hayatnya. Sebabnya, akhlak mereka berdua itu adalah sama, dan dapat ditiru dan dicontohi hasil
penglihatan mereka sendiri, bukan sekadar dengar-dengar riwayat sahaja.


4. Kuniyah Imam Mahdi itu ada banyak, salah satunya seperti yang disebut oleh hadis ialah Abu
Abdillah, sempena nama salah seorang anak lelakinya, Abdullah. Gelaran seperti ini lazim di
kalangan bangsa Arab, sama ada pada masa dahulu mahupun sekarang. Gelaran Abu Abdillah ini juga adalah salah satu kuniyah bagi Nabi Muhammad SAW. Para ulama terdahulu juga sangat
ramai yang menggunakan kuniyah seperti ini, sebagai mengambil berkat daripada kuniyah
baginda SAW dan kuniyah Imam Mahdi yang bakal muncul. Ulama dan sarjana Islam di
Nusantara pada hari ini tidak lagi menggunakan kuniyah seperti ini dengan beralasankan
kononnya itu adalah adat istiadat bangsa Arab sahaja, bukan dari syariat Islam sejati, maka tidak perlu dicontohi.


5. Secara tidak langsung hadis ini menyatakan bahawa orang yang menjadi Imam Mahdi itu mestilah seorang yang TELAH BERKAHWIN dan telah mempunyai anak, bukannya seorang bujang atau masih remaja. Orang yang telah berkahwin tetapi tidak mempunyai anak atau masih belum mendapat anak, tidak boleh mendakwa dirinya sebagai Imam Mahdi kerana sudah tidak bertepatan dengan kehendak hadis di atas.


6. Salah seorang anaknya mestilah bernama Abdullah, sama seperti nama anak Nabi SAW, yang
dengan itu, terkenal pulalah panggilannya dengan Abu Abdillah (Bapa kepada si Abdullah). Hal
ini susah ditemui di kalangan bangsa Melayu tulen kerana jarang-jarang ada orang Melayu yang
menamakan anaknya sama dengan nama datuknya, seperti Abdullah bin Muhammad bin
Abdullah.


7. Jika Muhammad al-Mahdi itu mempunyai nama-nama panggilan yang lain, tidaklah menjadi
masalah kerana Abu Abdillah itu hanyalah salah satu daripada kuniyahnya yang banyak itu.
Rasulullah SAW sendiri tidak pula menyatakan bahawa Imam Mahdi itu tidak boleh mempunyai
kuniyat yang lain selain dari yang dinyatakan oleh baginda SAW itu.


8. Imam Mahdi mempunyai sifat sebagai seorang ayah yang sejati. Kerana itu apabila zahir kelak, beliau akan memanggil sekalian umat Islam sebagai anakku, manakala kita sebagai rakyatnya, akan memanggil Imam Mahdi sebagai ayahku atau wahai ayah. Hanya pemimpin yang sejati sahaja yang akan sanggup berbuat demikian terhadap sekalian pengikut dan rakyatnya, tanpa mengira taraf dan keadaan. Pemimpin hari ini yang datang dari pendidikan sekular atau Barat, tidak mahu memanggil pengikut-pengikutnya sebagai anakku dan tidak mahu pula para pengikutnya memanggilnya sebagai ayahku. Amalan seperti ini adalah amalan ulama muttaqin zaman dahulu seperti Imam al-Ghazali RH dan sebagainya.


9. Abu Abdillah adalah istilah yang digunakan oleh Rasulullah SAW untuk menunjukkan bahawa
Imam Mahdi itu adalah ketua bagi sekalian hamba Allah yang saleh-saleh dan wali-wali. Itulah
maksud tersiratnya yang tidak diketahui lagi oleh kebanyakan ulama hari ini. Ini menunjukkan
Rasulullah SAW sendiri menceritakan secara amat tersirat bahawa Imam Mahdi itu adalah
seorang wali yang terbesar dan teristimewa pada zamannya.


4. Imam Mahdi Adalah Seorang yang Sangat Khusyuk
A. Kata tabiin RH, “Al-Mahdi adalah seorang yang sangat khusyuk kerana Allah, seperti tenangnya sayap burung nasar (helang).”



Berdasarkan asar di atas, dapatlah pula kita simpulkan beberapa hal, yang antaranya adalah:


1. Imam Mahdi adalah benar-benar seorang pemimpin yang didatangkan oleh Allah untuk umat ini, pada akhir zaman. Burung helang yang para tabiin gambarkan adalah lambang kepimpinan, sebab burung helang itu adalah raja segala burung. Apabila burung helang berada pada sesuatu tempat, burung-burung lain akan cuba menjauhkan diri daripadanya kerana faham akan penguasaan burung helang di kawasan berkenaan.


2. Burung helang adalah lambang penguasaan langit dan bumi, sebab burung helang bebas
meneroka angkasa tanpa sekatan, bebas ke mana sahaja. Burung helang juga menguasai bumi
kerana helang menyambar mangsa dari langit ke bumi dalam masa yang cukup singkat dan amat pantas pula. Mangsa burung helang ada di atas langit, ada di atas pokok dan ada pula di atas permukaan bumi. Di dalam air pun ada juga mangsa burung helang.


3. Burung helang adalah lambang kepimpinan yang dinamik dan maju kerana helang memang
ditakuti oleh burung-burung lain. Apabila sang helang sedang menguasai langit, tiada burung lain
yang berani angkat kepala kerana takut disambar atau dihalau oleh burung helang tadi.


4. Imam Mahdi memang seorang ahli agama yang mementingkan aspek akidah, syariat dan
kerohanian sehingga mampu menenangkan setiap hati manusia, seperti tenangnya sayap helang
yang menentang arus angin yang bertiup, yang keadaan sayapnya sentiasa terbentang mengepak.


5. Imam Mahdi adalah seorang Imam yang benar-benar khusyuk dalam ibadahnya, seperti
khusyuknya Baginda SAW dan para sahabat RA semasa mereka sedang bersembahyang.


6. Imam Mahdi mampu membawa umatnya kembali kepada khusyuk dalam ibadat mereka, suatu perkara yang telah hilang sejak sekian lama dahulu dan belum lagi ditemui hingga kini. Para ulama hari ini juga sudah bungkam mulutnya apabila ditanya apa itu khusyuk dan bagaimana cara sbenar hendak mendapatkan khusyuk. Imam Mahdi tidak perlu menjawab itu semua kerana jawapannya ada pada amalan dan jiwa beliau yang amat khusyuk itu sehingga akhirnya semua umat Islam turut mendapat khusyuk dalam ibadat mereka.


7. Imam Mahdi adalah seorang yang amat ikhlas dalam setiap ibadat dan pekerjaan yang
dilakukannya. Kerana itulah Imam Mahdi sentiasa dibantu oleh Allah dan diberikan keberkatan
pada kedua-dua tangannya untuk dirasai oleh sekalian manusia. Keberkatan Imam Mahdi itu
digambarkan pada kedua-dua kepak burung helang yang disebutkan.


8. Imam Mahdi adalah seorang yang pemurah. Sayap yang terbuka adalah lambang kemewahan
hidup di bawah kelolaan seorang pemimpin yang amat adil dan bertimbang rasa. Hidup jadi
mudah dan berkat, masyarakat jadi kaya-raya dan harta benda melimpah ruah. Begitu sekali
pemurahnya Imam Mahdi sehingga pintu bilik perbendaharaannya yang penuh harta benda itu
tidak pernah berkunci, dan hanya ditunggu oleh seorang penjaga yang tidak bersenjata. Harta
yang ada di dalamnya juga tidak pernah diaudit, dan sesiapa yang mahu meminta harta, akan
disuruh ambil seberapa banyak yang mahu diambilnya atau yang termampu dibawanya.


5. Amalannya Sangat Banyak dan Berakhlak Terpuji
A. Kata tabiin RH, “Al-Mahdi adalah seorang yang sangat banyak amal ibadatnya, sangat baik pergaulannya dan sangat berbelas kasihan kepada orang-orang miskin.”
Daripada asar dan kata-kata tabiin di atas, dapatlah disebutkan pula beberapa perkara lagi
mengenai diri Imam Mahdi yang ditunggu-tunggu itu, antaranya adalah:
1. Imam Mahdi amat banyak amalannya. Amalan yang dimaksudkan adalah amalan sunatnya. Solat tahajudnya sahaja berjumlah lima ratus rakaat setiap malam yang dibuat secara istiqamah. Belum lagi wirid, zikir, selawat, bacaan al-Quran dan sebagainya. Ringkasnya, amalan Imam Mahdi adalah menyamai dengan amalan para sahabat yang utama pada zaman Nabi SAW dahulu.


2. Imam Mahdi adalah seorang yang amat baik pergaulannya dengan semua orang, terutama
dengan orang yang baik-baik dan kuat amal ibadahnya. Pergaulan yang baik antara sesama
manusia adalah salah satu sifat utama Nabi SAW.


3. Imam Mahdi tidak pernah bergaul dengan orang yang buruk akhlaknya kerana orang jahat takut berkawan dengannya, manakala orang-orang saleh amat rindu untuk bertemu dan bergaul
dengannya. Jika orang yang jahat atau buruk akhlaknya berkawan dengan Imam Mahdi, maka
orang itu akan menjadi baik kerana mendapat berkat daripada Imam Mahdi atau terikut-ikut
perbuatannya hasil melihat sendiri amalan terpuji Imamul Mukminin ini. Hanya yang benar-benar berhati munafik atau yang keras kekafirannya sahaja yang tidak akan dapat diubah lagi akhlak, akidah dan amalannya.


4. Salah satu sifat utama Nabi SAW ialah amat berbelas kasihan kepada orang-orang miskin, dan
sebagai pengganti Rasul semasa ketiadaan Rasul, Imam Mahdi sudah ditentukan memiliki sifat
yang utama ini. Dan sifat ini adalah salah satu sifat terpuji Imam Mahdi. Dengan melihat sifat
utama ini, maka dapatlah dibayangkan oleh sekalian umat Islam bagaimana bentuk sebenar
akhlak Rasulullah SAW semasa hayat baginda dahulu.


5. Kualiti ibadatnya adalah terbaik pada zamannya. Tabiin tidak menyebutkan ibadat itu
berdasarkan apa yang dibuat pada zahirnya semata-mata, tetapi yang lebih penting ialah nilai
ikhlasnya yang tinggi, istiqamah dalam melakukannya dan khusyuk dalam melakukannya. Itulah yang sebenarnya dimaksudkan. Amalan yang sedikit tetapi dibuat dengan sepenuh ikhlas adalah amat utama dan mendapat balasan yang amat besar. Maka amalan yang banyak dan dibuat dengan penuh ikhlas adalah lebih-lebih lagi utama dan terpuji pada sisi Allah SWT.


6. Pemimpin dunia pada hari ini sudah tidak tahu lagi bergaul dengan rakyatnya dengan cara yang baik, atau tidak baik pergaulannya dengan rakyat. Mereka hanya bergaul dengan orang ramai secara yang rasmi dan mengehadkan golongan yang akan digaulinya. Rumah mereka pun adalah yang paling jauh daripada orang ramai dan paling jauh juga daripada masjid-masjid. Imam Mahdi akan menunjukkan cara pergaulan yang sebenar, seperti yang dikehendaki oleh agama, kepada seluruh pemimpin yang lain dan juga kepada orang ramai, seperti yang pernah dilakukan oleh baginda SAW dahulu dan para Khulafa ur-Rasyidin. Dengan pencontohan itulah, dapatlah para pemimpin yang lain mengamalkannya pula kepada rakyat masing-masing.




6. Umur Imam Mahdi
A. Sabda Nabi SAW, “Al-Mahdi adalah daripada anakku, dia berusia 40 tahun. Wajahnya bagaikan bintang yang bergemerlapan, pipi kanannya ada tahi lalat, kulitnya kemerah-merahan seolah-olah dia adalah keturunan Bani Israel, dia akan mengeluarkan harta karun dan akan menundukkan kota-kota maksiat.” (Abu Nuaim)


B. Kata tabiin RH, “Al-Mahdi adalah seorang yang beralis nipis lagi terpisah kedua-duanya dan besar biji matanya. Dia akan keluar dari Hijaz dan berkhutbah di atas mimbar Damsyik, sedangkan usianya baru 18 tahun.”


Daripada kedua-dua buah riwayat di atas, beberapa perkara dan kefahaman dapat kita ambil,
yang secara ringkasnya, antaranya:
1. Semacam ada pertentangan antara hadis Nabi SAW dengan ucapan tabiin, jika kedua-duanya
dinilai secara zahirnya sahaja. Namun sebenarnya tidak ada percanggahan apa-apa walaupun
dilihat secara zahirnya, kedua-dua matan itu nyata amat bercanggah!


2. Alasan yang dapat diberikan ialah mustahil para tabiin tidak mengetahui hadis Rasulullah SAW itu, sehingga mereka mengucapkan sesuatu yang nyata berlawan dengan apa yang telah jelas disebutkan oleh hadis. Alasan kedua, mustahil para tabiin sengaja mencipta atau mereka-reka cerita akan sesuatu yang telah jelas disebutkan oleh baginda SAW. Jika ini berlaku, sudah pastilah ucapan tabiin itu tadi akan awal-awal lagi ditolak oleh para ulama hadis yang mengerti benar-benar maksud tersiratnya, terutama yang pakar-pakar dalam hal berkenaan.


3. Nabi SAW menyebutkan bahawa Imam Mahdi itu adalah dari keturunan Baginda SAW sendiri, iaitu Ahlulbait. Dan hal ini amatlah jelas dan terang, tidak perlu lagi dihuraikan lebih panjang lebar.


4. Umur Imam Mahdi adalah 40 tahun dan di dalam hadis ini, tidak disebutkan apa kaitan umur
yang 40 itu dengan sesuatu. Mungkin ramai ulama yang dengan mudah sahaja mengatakan
bahawa semasa umurnya 40 tahun itulah beliau dilantik sebagai Imam Mahdi, seperti yang
banyak didapati di dalam kitab-kitab mereka, yakni berdasarkan hadis-hadis lain, yang secara
zahirnya menyatakan demikian. Hal ini sebenarnya tidaklah salah, malah memang ada alasan
yang kukuh untuk mempercayainya juga, iaitu jika dilihat hadis-hadis lain yang menyatakan
demikian.


5. Kemungkinan yang lebih tepat ialah semasa usianya 40 tahun itulah, beliau dilantik sebagai
Qutubul Aulia, walaupun belum lagi dilantik sebagai Imam Mahdi. Mungkin juga dalam usia
demikian, beliau mendapat tahu bahawa dirinya adalah calon untuk menjadi Imam Mahdi seperti yang disebutkan dalam hadis-hadis, asar dan ucapan tabiin. Sebelum itu, beliau tidak mengetahui akan hal ini. Mungkin juga dalam usia 40 tahun itulah, beliau mula menjalankan tugas sebagai Qutubul Aulia dan sekali gus merangkap Imam Mahdi untuk umat Islam pada zaman ini.


6. Jadi, yang lebih baik, usahlah mengandaikan maksud hadis itu semata-mata menurut fahaman kita yang cetek ini, tanpa merujuk kepada erti yang hakikatnya. Lihatlah pendapat dan ijtihad para ulama yang lebih dalam ilmunya dan tinggi kefahamannya.


7. Wajahnya bergemerlapan bagaikan bintang. Maksudnya ialah wajahnya amat berseri-seri dan
menggembirakan setiap mata yang melihatnya. Seri wajahnya itu adalah seri wajah ahli syurga,
seri wajah salah seorang penghulu syurga, seri wajah kekasih Allah SWT, seri wajah dari seorang
ahli ibadat, seri kerana amat bersih hatinya dan juga seri dari keikhlasan hatinya.


8. Kulitnya kemerah-merahan seperti kulit orang Israel. Nyatalah bahawa Imam Mahdi bukan lagi berkulit seperti kulit orang Arab, tetapi lebih kepada corak kulit orang Ajam dengan warna yang kemerah-merahan. Maksud tersiratnya ialah, kulit yang merah itu tanda negeri tempat lahirnya adalah negeri yang panas. Kulitnya macam kulit orang Israel itu adalah tanda bahawa
keturunannya sudah bercampur antara Arab dengan Ajam, iaitu penduduk asal dari negeri ‘yang
panas cuacanya’ tadi. Orang-orang Arab yang datang ke Timur ini, lazimlah kulit mereka
menjadi kemerah-merahan.


9. Ada tahi lalat besar pada pipi kanannya. Tahi lalat hidup yang terdapat pada pipinya itu tidak
bersifat semulajadi, iaitu tidak ada semasa Imam Mahdi masih kecil dan remaja. Mungkin setelah beberapa puluh tahun umurnya, barulah tanda itu ada pada pipi kanannya. Sebab itulah tidak disebutkan tahi lalat itu wujud sejak kecilnya atau sejak lahir lagi.


10. Mengeluarkan harta karun dengan banyaknya. Apabila Imam Mahdi dilantik sebagai Imam,
maka bumi dan langit pun mengeluarkan khazanah masing-masing untuk kemudahan manusia.
Hal ini berlaku dengan lebih hebat lagi setelah matinya Dajjal dan turunnya Nabi Isa AS di
kalangan umat Islam. Ketika itu, seluruh nikmat dunia yang pernah dikecapi oleh umat terdahulu akan dapat dikecapi oleh mereka yang hidup pada masa itu. Juga sebahagian nikmat dunia yang tidak pernah dikeluarkan kepada mana-mana umat pun akan dikeluarkan kepada sekalian umat Islam untuk dinikmati dan disyukuri.


11. Menundukkan kota-kota maksiat adalah salah satu tujuan utama Imam Mahdi diturunkan.
Dengan turunnya Imam Mahdi, bumi ini akan disapu segala dosanya sehingga akhirnya bumi ini
dipenuhi dengan kesucian dan kebersihan, zahir dan batin. Apabila ini berlaku, keberkatan turun
mencurah-curah dari langit, melebihi daripada turunnya hujan yang amat lebat sekalipun. Semasa menundukkan kota-kota maksiat ini, Imam Mahdi akan melalui enam peperangan besar yang turut disertainya. Setelah itu, tidak akan ada peperangan lagi di dunia ini, melainkan berperang dengan Dajjal dan pengikut-pengikutnya dari kalangan bangsa Yahudi sahaja.


12. Alis matanya nipis dan terpisah antara kedua-duanya. Keadaannya yang seperti ini adalah suatu yang lazim bagi orang Melayu dan orang-orang di Timur sini. Makna tersiratnya ialah Imam Mahdi itu memang seorang lelaki yang berwajah tampan dan mukanya berseri-seri, sedap mata memandang.


13. Biji matanya besar.


14. Beliau belajar di Hijaz. Syarat ini perlulah dipenuhi kerana telah dijelaskan begitu. Namun, ramai orang tidak memahami maksud ucapan tabiin ini, lalu terus mendakwa dirinya sebagai Imam Mahdi sedangkan jejak kaki pun tidak pernah ke Hijaz itu. Maksud belajar itu adalah belajar daripada guru-guru yang bertaraf wali dan mujtahid, terkenal salehnya dan mendapat bimbingan secara langsung dalam hal tarekat sufi.


15. Mampu menyampaikan ceramah agama dalam usia yang masih muda iaitu selepas habis belajar di Hijaz. Imam Mahdi yang masih muda itu akan merantau ke Damsyik, dan sepanjang tinggal di sana, beliau akan diminta mengajar orang ramai ilmu agama, sedangkan usianya masih amat muda. Orang ramai juga tidak tahu bahawa yang mengajar itu adalah bakal Imam Mahdi bagi seluruh umat Islam ini.


16. Ucapan tabiin itu tidak menyebutkan langsung bahawa ‘bakal’ Imam Mahdi itu datang ke
Damsyik sebagai Imam Mahdi. Jadi, kesimpulan yang lebih tepat, kedatangannya ke Damsyik
adalah semata-mata untuk menuruti jejak ahli keluarganya yang masih tinggal saki-baki lagi itu,
bukannya datang dengan title sebagai ‘Imam Mahdi’.








7. Kulitnya Sawo Matang
A. Kata sahabat RA, “Kulit al-Mahdi berwarna coklat (sawo matang).”

Daripada ucapan sahabat RA di atas, dapatlah diambil erti bahawa Imam Mahdi itu kulitnya

berwarna, bukan putih cerah seperti kebiasaan warna kulit orang Arab. Disebutkan warna kulitnya di dalam bahasa Arab sebagai coklat, bukannya putih atau cerah. Jelasnya, warna ‘coklat’ yang dimaksudkan itu adalah sawo matang. Dan jika kita cantumkan semua keterangan yang ada mengenai Imam Mahdi ini, jelaslah, bahawa Timur yang dimaksudkan itu tidak lain dan tidak bukan adalah kawasan Nusantara ini. Mustahillah orang Jepun dikatakan kulitnya coklat atau sawo matang. Begitu juga orang Cina, jarang sangatlah didapati yang kulitnya coklat seperti yang diisyaratkan oleh asar.


Orang Siam juga tidak ada yang benar-benar coklat kulitnya secara umum. Malah mungkin
ramai orang Siam yang akan tersinggung jika dikatakan mereka itu berkulit coklat. Orang-orang di India juga tidak dikatakan coklat kerana mereka secara lazimnya, berkulit lebih daripada coklat. Hal ini memang pun sudah diketahui di seluruh dunia. Orang Pakistan juga tidak dapat diistilahkan coklat kerana mereka lazimnya berkulit kemerah-merahan. Tidak pernah lagi kedengaran ada orang mengatakan bahawa orang Pakistan itu kulitnya coklat. Tidak tahulah pula pada zaman akan datang, ada orang yang menganggap orang Pakistan itu berkulit coklat juga.


Jadi, kesimpulan yang dapat diambil daripada asar di atas ialah, memang Imam Mahdi itu,
tidak syak lagi, adalah dari kalangan bangsa Melayu ini, tidak kiralah sama ada asalnya dari mana-mana Kepulauan di Indonesia, Singapura, Selatan Filipina, Malaysia, mahupun Selatan Siam. Semua yang Islam yang tinggal di kawasan berkenaan lazimnya adalah dipanggil orang Melayu, dan kulitnya lazim dikatakan sebagai coklat. Mereka tidak marah jika dipanggil demikian, malah mereka sendiri yang menyebut bahawa kulit mereka adalah coklat.


Dan tidak syak juga, bahawa bangsa Ajam yang dimaksudkan itu sebenarnya adalah bangsa
Melayu ini. Ini dikeranakan mereka adalah bangsa terakhir yang menerima Islam sebagai agama mereka secara beramai-ramai dan selepas kawasan ini, tidak ada lagi bangsa lain yang menerima Islam secara terbuka dan beramai-ramai. Dan, bangsa Timur yang dimaksudkan oleh hadis-hadis, yang di dalamnya ada segolongan umat Islam istimewa yang dipanggil IKHWAN itu adalah dari bangsa Melayu ini, sudah amat jelas, tidak lain dan tidak bukan. Tidak perlu lagi kepada huraian yang lebih lanjut dan terperinci untuk menjelaskannya. Sebab lain yang membantu menguatkan hujah ialah faktor agama. Maksudnya penerimaan agama Islam di kalangan masyarakat umum dan penghayatan kepada Islam yang sangat intensif. Pada masa ini, hanya orang-orang di rantau ini yang benar-benar menerima Islam sebagai agama mereka secara besar-besaran dan beramai-ramai. Tidak ada tempat lain yang berbuat demikian seperti orang Melayu ini. Mereka lakukannya secara sukarela, tiada paksaan, tiada sentimen melulu seperti semangat yang berapi-api dan tidak juga melalui penguatkuasaan undang-undang.


Masyarakat Melayu juga adalah kaum yang pada hari ini dilihat paling menonjol penghayatan
kepada Islam sebenar. Bangsa-bangsa lain tidak ada yang dilihat penghayatan Islamnya lebih tepat, lebih bersungguh-sungguh, berdasarkan kemahuan sendiri, tidak melampau (radikal dan menakutkan) dan penuh hikmah. Keadaan ini berlaku bukanlah dengan disengajakan, tetapi sebenarnya memang telah disusun sedemikian rapi oleh Allah SWT sendiri iaitu secara semula jadi. Hanya sekaranglah perkara ini baru disedari oleh bangsa Melayu itu sendiri, terutamanya dari kalangan yang kuat mengamalkan ajaran tarekat dan dakwah.


Secara tidak langsung juga asar sahabat RA ini menjelaskan bahawa Imam Mahdi itu bukan
lagi berketurunan Arab seratus peratus, sebab orang Arab jati jarang yang kulitnya sawo matang.


Percampuran antara darah Arab dan Ajam (di sini maksudnya Melayu) menyebabkan kulit Imam Mahdi itu tidak lagi seperti kulit bangsa Arab jati, tetapi sudah berwarna seperti warna kulit bangsa Ajamnya itu. Jika kulit Imam Mahdi itu seperti kulit Arab jati, tidak perlulah lagi disebutkan oleh para sahabat RA warna kulitnya itu, kerana memang orang Arab itu kulitnya putih dan kemerah-merahan seperti yang lazim. Bagi bangsa Arab pula, berbezanya warna kulit Imam Mahdi daripada warna kulit mereka menjelaskan bahawa Imam Mahdi itu bukan lagi milik penuh bangsa Arab, suku Quraisy, Bani Hasyim, Alawiyin atau Ahlulbait. Dan mereka pula bukanlah lagi bangsa pendokong agama suci ini pada masa ini.


Maksud lain yang dapat diberikan di sini adalah sebagai suatu penghormatan kepada bangsa
Ajam yang menjadi tempat kelahiran Imam Mahdi itu. Dikatakan Imam Mahdi itu berkulit coklat, sebagai tanda bahawa umum masyarakat setempatnya berkulit demikian, walaupun mungkin Imam Mahdi itu sendiri tidaklah begitu coklat kulitnya seperti mereka. Apabila bergaul dengan masyarakat setempat, maka kulitnya pun dikatakan kelihatan macam cokla pada masa init juga. Ini sebenarnya adalah suatu penghormatan yang amat besar dan sangat bernilai bagi bangsa Melayu zaman ini, kerana Imam Mahdi itu lahir dari kalangan mereka.


Untuk mendapatkan keterangan yang lebih lanjut mengenai masalah kulit Imam Mahdi ini,
lihatlah hadis yang berikut dalam tajuk seterusnya. Semoga dengan ini, kefahaman kita yang selama ini mungkin kurang jelas atau tidak jelas, dapat dijelaskan dengan sejelas-jelasnya. Kita juga tidak digalakkan berfikir terburu-buru sehingga tidak sempat membuat keputusan dengan adil dan tepat. Fikirkan dari segenap aspek dan keadaan supaya ilmu kita benar-benar membawa manfaat kepada kita.

Saturday, 24 March 2012

MELAYU VS ISLAM



Hari ini aku nak komen sikit pasal bangsa aku..


Ada sebab mengapa orang-orang Melayu itu tidak begitu maju. Bukan sahaja tidak begitu maju dari segi ekonomi, tetapi tidak juga maju dari segi pemikiran. Melayu yang maju, pasti berbeza wataknya dari majoriti orang-orang Melayu di Malaysia.


2) berbahasa Melayu   
3) beragama Islam.




















Apabila datangnya agama Islam ke tanah Melayu, agama Islam itu di Melayukan. Di dalam perlembagaan negara, Melayu itu dikategorikan sebagai:1) mengamal adat MelayuTak pasal-pasal agama Islam di Melayukan. Di dalam dunia ini, hanya terdapat dua bangsa sahaja yang dikaitkan dengan agama. Yahudi dengan Judaism dan Melayu dengan Islam. Sebab itu orang bukan Islam di Malaysia menganggap masuk Islam itu adalah masuk Melayu.Sedangkan orang-orang di China telah memeluk Islam pada ketika orang-orang di Tanah Melayu masih lagi majoritinya beragama Hindu. Ini sejarah yang entah kenapa mahu disembunyikan.Apabila Islam di Melayukan, dosa-dosa besar yang memudaratkan masyarakat seperti rasuah dianggap kecil. Orang-orang Melayu lebih sibuk tentang hal bilik tidur orang lain. Apatah lagi kerajaan hari ini juga sangat berminat tentang hal bilik tidur orang lain.Pemikiran majoriti orang-orang Melayu telah rosak parah. Agama Islam yang suci telah di Melayukan. Harapan hanya tinggal kepada kaum muda. Akan tetapi, kaum muda hari ini majoritinya jahil dan tidak berminat untuk menuntut ilmu.


So...fikir2xkanlah ye..Termasuk ngan admin sekali!!!!

Wednesday, 21 March 2012

NEW TRIAL

Assalamualaikum...!!!

Emm...ni kali ke dua aku buat blog...

blog yg pertama aku dah lupa password...mls aku nk fikirk dan cari password tu
Tgk member2x wat blog mcm best jgk...aku pun rasa byk benda aku nk expresskan yg dh lama terbuku dlm kepala otak aku ni..

So aku rasa ni mungkin jln terbaik..So start from this day...aku akn jd seorng blogger...HEHEHE.

Raid, Daniel and Talib...korng tggu...AKU AKAN MUNCUL DI KALA KORANG SEMUA TAK MERASA KEWUJUDAN AKU...TUNGGU..!!!!!